UncategorizedFebruary 1, 2009 1:09 pm

Terus terang saya bingung mw nulis apa di blog ini..Saya ga terlalu hobby untuk nulis,tapi berhubung saya ga ada kerjaan selama liburan ini dan juga ga bisa kemana-mana karena terperangkap di tempat tidur,ya sudahlah,terciptalah tulisan ini..Btw,koq ga ada yg nanya knp saya terperangkap di tempat tidur pas liburan??(ya iyalah..)..if u want to know,the story goes like this..hihi!just want to share yaaa..

Pada hari Jumat yg cerah tepatnya tanggal 23 Februari,hari awal libur semester ganjil..Soalnya hari Rabu tanggal 21 Februarinya adalah hari terakhir UAS..Berhubung saya adalah asisten di laboratorium Oracle International Universitas Gunadarma (ehem ehem ihik hatchi!),saya menepati janji untuk bermaintenance ria melakukan ritual pembenahan komputer di lab tersebut bersama 3 ekor rekan asisten yg lain (hasan,wawan,afit)..Karena ini awal tahun,biasanya kita ber-4 me-maintain lab Oracle itu demi kenyamanan peserta lab..Oia,klu mw tw apa itu Oracle,please visit www.oracle.com atau pelatihan Oracel di Gunadarma please visit www.owdp.gunadarma.ac.id..

Lanjut,oh iya!Perlu diingat saya hanya asisten di lab itu dan masih belajar banyak mengenai Oracle,so jgn men-judge saya profesional ya??(sapa jg yg mikir gitu?GR!!)..Lanjut share..Untuk menepati janji di pagi itu saya sgera bersiap,stelah siap,tidak lupa mengeluarkan si tigi,oia,si tigi ini adalah pacar pertama saya setelah pacar saya yg asli,hehe!(maaf y ndut?bcanda koq)..Kurang lebih bentuk dan rupa si tigi seperti ini,silahkan kenalan:

 

uups,maaf,salah upload,maksud saya yg ini:


 

hehe,gagah bukan si tigi,wekekekek!Lalu,setelah ready to go,jalan menuju Depok seperti rute biasa yg udah saya lakoni mulai 3 tahun yg lewat.Singkat cerita saya udah berada di flyover Jl.Arief Rahman Hakim yg menuju Jl.Margonda..Dari awal jalan itu,saya udah mulai nge-gas si tigi dgn kecepatan yg mulai tinggi,jujur aja,si tigi ini walopun udah tuwir (2004-skrg) tenaganya masih ok lho..Dari mulai tanjakan flyover speedometer udah menunjukkan angka 90kpj,lalu diatas flyover udah 120kpj,mulai menurun gas dilepas stabil di 100kpj..Nah!Pas diturunan ini nih,dari kejauhan tampak seorang tukang antar galon dengan motor Hon** Kar*sm* melawan arah dari pinggir trotoar,sambil bawa galon berisi air penuh,dia dengan seenak kepiting saus padang muter arah di ujung flyover dan langsung masuk ke jalur kanan..Berhubung saya lagi ada di jalur kanan dengan kecepatan sgitu,di rem udah telat,di klakson ga mempan,ya sudah,terjadilah tabrakan tak terelakkan..Sial bgt deh!

Saya terpental ke kanan dan terguling-guling,motor juga terkambing guling,box copot,setang bengkok,velg peyang,lampu pecah,blok mesin bolong,tangki penyok,waduuuuuuuhhh,cape deh..Yaaaah,singkat cerita,saya mengalami luka-luka di tangan kanan kiri karena terguling,dan tulang kaki kanan ada retak 2 bagian..Dan disinilah saya skrg,di tempat tidur,dengan gips di kaki and ga bisa kemana-mana,ya klu mw kemana-mana harus pake tongkat,cape juga..ato ga digendong!ada ga yg mw gendong badan 77kg saya??

 

UncategorizedNovember 25, 2008 12:03 pm

Dalam memenuhi tugas dari Yth dosen etika dan profesi IT bpk Budi Hermana, Dr., berikut adalah etika untuk para pengguna UG Community dalam berkomunikasi dalam website tersebut:

 

TERMS & CONDITIONS

 

UG Community adalah salah satu sarana komunikasi via internet antara mahasiswa/i dan alumni Universitas Gunadarma. Sebagai sarana komunikasi dalam dunia maya yang terus berkembang dengan pesat, hal-hal yang berhubungan dengan data-data privacy, aspek legal, dan tata krama dalam berkomunikasi, pengguna dilindungi oleh aturan yang dibuat oleh administrator UG Community untuk menciptakan kenyamanan bagi para member di UG Community dan Civitas Akademika Universitas Gunadarma.

Segala peraturan, kebijakan, pengembangan dan pelayanan UG Community dikoordinir dan dikelola sepenuhnya oleh BAPSI Universitas Gunadarma.

Segala aktifitas penggunaan UG Community dimonitor dengan tujuan pengelolaan keamanan dan peningkatan pelayanan serta menjaga dari keseimbangan sosial.

BAPSI berhak:

  • melakukan evaluasi terhadap aktifitas penggunaan layanan.
  • mencatat, menindak serta memberikan sanksi terhadap setiap pelanggaran yang dilakukan oleh pengguna, disesuaikan dengan bukti terkait.
  • memonitor dan mencatat segala aktifitas penggunaan UG Community dengan tujuan pengelolaan keamanan dan peningkatan pelayanan serta keseimbangan sosial.
  • membuat peraturan-peraturan yang bertujuan untuk melindungi dan meningkatkan pelayanan kepada pengguna.
  • menghapus konten-konten UG Community yang melanggar peraturan yang berlaku.

Sanksi Setiap pengguna yang secara sengaja melakukan pelanggaran-pelanggaran terhadap peraturan, kebijakan, hak, dan kewajiban yang tersurat maupun tersirat diatas akan mendapatkan sanksi, mulai dari penonaktifkan account, penghapusan account, sanksi norma, hingga pelaporan kepada pihak yang berwajib dalam hal ini adalah Unit Cyber Crime Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri.

Policy penggunaan layanan UG Community

Setiap pengguna dilarang:

  • membagi sesi akses UG Community kepada orang lain.
  • merusak sistem infrastruktur UG Community.
  • merusak nama baik Universitas Gunadarma.
  • membuat konten-konten
  • berisi virus
  • gambar-gambar asusila
  • video-video asusila
  • menyinggung SARA
  • mempublikasikan konten-konten bajakan / illegal
  • SPAM pada BLOG, FORUM dan fasilitas lainnya
  • Melakukan/menulis negatif yang MEMPROVOKASI UG’ers lainnya
  • Melakukan/menulis sikap yang BERMUSUHAN dengan UG’ers lain
  • Mengutip tulisan orang lain dari artikel lain yang ditampilkan di situs UG Community
  • Melakukan/menulis hal-hal yang merendahkan harga diri dan martabat, pelecehan, olok-olok dan memfitnah UG’ers lainnya
  • dan hal-hal lain sebagainya yang tidak sesuai dengan norma.
  • melakukan hacking, cracking, sniffing terhadap data-data orang lain.
  • melakukan pemalsuan dan penggunaan ilegal dari username orang lain yang belum maupun sudah terdaftar.
  • Setiap pengguna sangat disarankan:

    • melakukan logout apabila hendak selesai menggunakan UG Community.
    • tidak menyimpan username dan password pada browser.
    • melakukan penyebaran informasi yang baik, membagi pengalaman sebagai bentuk kepedulian terhadap komunitas.
    • saling berbagi informasi dan pengetahuan dengan baik
    • saling menghargai dan menghormati perbedaan pendapat

    Setiap pengguna berkewajiban:

    • menjaga kerahasiaan data-data pribadinya (contoh: login, password, file-file, dokumen, dll)
    • melaporkan segala bentuk kecurangan dan pelanggaran dalam penggunaan UG Community ini, kepada administrator UG Community.
    • menjaga nama baik Universitas Gunadarma.
    • menjaga nama baik diri sendiri
    • menciptakan perdamaian di dalam website UG Community
    • mempublikasikan UG Community kepada Civitas Akademika UG lainnya yang belum mengenal UG Community

     disunting dari terms and condition UG Community

    UncategorizedNovember 18, 2008 8:33 am

    Histogram

    Histogram dari citra digital dengan gray level dalam range [0,L-1] adalah fungsi diskrit p(rk) = nk/n, dimana:

    rk : gray level ke-k

    nk : banyaknya pixel di dalam citra dengan gray level tersebut

    n : jumlah seluruh pixel di dalam citra

    k=0, 1, 2, …, L-1

    Jika fungsi ini digambarkan dengan grafik maka akan memberikan deskripsi secara global dari penampakan citra.

    Gambar 2 berikut menunjukkan histogram dari empat jenis citra secara umum.

    (a) Citra yang gelap:

     

     

     

     

     

    (b) Citra yang terang:

     

     

     

     

     

    (c) Citra berkontras rendah:

     

     

     

     

     

    (d) Citra berkontras tinggi:

     
     
     
     
     
     Gambar 2

    Jenis-jenis dasar histogram

    Histogram pada gambar (a) menunjukkan bahwa gray level terkonsentrasi di bagian kiri atau bagian gelap dari range gray scale. Sebaliknya pada gambar (b) gray level terkonsentrasi di bagian kanan atau bagian terang dari range gray scale. Pada gambar (c) histogram memiliki bentuk yang sempit yang menunjukkan bahwa citra memiliki dynamic range rendah yang berarti berkontras rendah. Sedangkan pada gambar (d) gray level tersebar luas yang menunjukkan bahwa citra berkontras tinggi.

    Meskipun histogram hanya menunjukkan sifat-sifat umum dari citra dan tidak memberikan informasi apa-apa tentang isi citra, namun bentuk dari histogram dapat memberikan informasi mengenai kemungkinan untuk melakukan perbaikan kontras citra tersebut.

    Dikutip dari sini

     

    Transformasi Fourier

     

    Transformasi Fourier dari f(x), didefinisikan sebagai berikut:


    di mana

     

    Sebaliknya, jika diketahui F(u), maka f(x) dapat diperoleh dengan Inverse Transformasi Fourier berikut:

     

     

    Kedua persamaan di atas disebut dengan pasangan transformasi Fourier.

    Jika f(x) adalah bilangan real, biasanya F(u) merupakan bilangan kompleks yang bisa diuraikan menjadi:

     

    F(u) = R(u) + jI(u)

     

    dimana R(u) dan I(u) adalah komponen real dan imajiner dari F(u).

    Persamaan di atas juga sering dituliskan sebagai:

     

                F(u) = | F(u) | ejfu

     



    dimana | F(u) | adalah magnitude dari F(u), yang diperoleh dari :

     

    | F(u) | = [ R2(u) + I2(u) ]1/2

     

                f(u) = tan-1[ I(u) / R(u) ]

               

    Fungsi magnitude | F(u) | disebut juga spektrum Fourier dari f(x), dan f(u) disebut dengan sudut fase dari f(u).

     

               

    Jika f(x) dijadikan diskrit maka persamaan transformasi Fourier diskrit adalah:

                

     

     

     

     

     

    Karena pada pengolahan citra digital, data yang digunakan berbentuk digital/diskrit maka dapat digunakan kedua persamaan diatas untuk melakukan transformasi dan inverse transformasi Fourier.

                Untuk menganalisa citra pada frequency domain, hasil transformasi Fourier dapat ditampilkan sebagai citra, dimana intensitasnya proporsional dengan besarnya | F(u) | atau spektrum Fourier. Namun karena dynamic range dari spektrum Fourier biasanya sangat besar, maka sebelum ditampilkan sebagai citra harus diubah menjadi:

     

                D(u,v) = c log ( 1 + |F(u,v)| )

     

    dimana c adalah konstanta. Selanjutnya yang ditampilkan sebagai citra adalah nilai dari D(u,v). Nilai D(u,v) ini akan memiliki dynamic range yang lebih kecil daripada |F(u,v)|.

    Dikutip dari sini 

     

    Transformasi Laplace

    Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

    Transformasi Laplace adalah suatu teknik untuk menyederhanakan permasalahan dalam suatu sistem yang mengandung masukan dan keluaran, dengan melakukan transformasi dari suatu domain pengamatan ke domain pengamatan yang lain.

    Dalam matematika jenis transformasi ini merupakan suatu konsep yang penting sebagai bagian dari analisa fungsional, yang dapat membantu dalam melakukan analisa sistem invarian-waktu linier, seperti rangkaian elektronik, osilator harmonik, devais optik dan sistem-sistem mekanik. Dengan mengetahui deksripsi matematika atau fungsional sederhana dari masukan atau keluaran suatu sistem, transformasi Laplace dapat memberikan deskripsi funsional alternatif yang kadang dapat menyederhanakan proses analisa kelakukan dari sistem atau membuat suatu sistem baru yang berdasarkan suatu kumpulan spesifikasi.

    Dalam sistem fisik sebenarnya transformasi Laplace sering dianggap sebagai suatu transformasi dari cara pandang domain-waktu, di mana masukan dan keluaran dimengerti sebagai fungsi dari waktu, ke cara pandang domain-frekuensi, di mana masukan dan keluaran yang sama dipandang sebagai fungsi dari frekuensi angular kompleks, atau radian per satuan waktu. Transformasi ini tidak hanya menyediakan cara mendasar lain untuk mengerti kelakukan suatu sistem, tetapi juga secara drastis mengurangi kerumitan perhitungan matematika yang dibutuhkan dalam menganalisa suatu sistem.

    Transformasi Laplace memiliki peran penting dalam aplikasi-aplikasi dalam bidang fisika, optik, rekayasa listrik, rekayasa kendali, pemrosesan sinyal dan teori kemungkinan.

    Nama transformasi ini diberikan untuk menghormati seorang ahli matematika dan astronomi, Pierre-Simon Laplace, yang menggunakan teknik transformasi ini pada hasil karyanya dalam teori kemungkinan. Sebenarnya teknik ini ditemukan sebelumnya oleh Leonhard Euler, seorang ahli matematika prolific Swiss abad kedelapanbelas.

    Defini normal Transformasi Laplace dari suatu fungsi f(t), yang terdefinisi untuk semua nilai t riil dengan t ≥ 0, adalah fungsi F(s), yang didefinisikan sebagai:

    F(s)  = \mathcal{L} \left\{f(t)\right\}  =\int_{0^-}^\infty e^{-st} f(t)\,dt.

    Limit bawah 0 adalah kependekan dari  \lim_{\epsilon \rightarrow +0} -\epsilon \ dan memastikan inklusi dari keseluruhan fungsi delta Dirac  \delta (t) \ pada 0 jika terdapat suatu impuls dalam f(t) pada 0.

    Secara umum parameter s bernilai kompleks:

    s = \sigma + i \omega \,

    Jenis transformasi integral ini memiliki sejumlah sifat yang membuatnya amat berguna bagi analisa sistem dinamik linier. Keunggulan utama dari cara ini adalah mengubah proses diferensiasi menjadi perkalian dan integrasi menjadi pembagian, dengan adanya s (Hal ini mirip dengan fungsi logaritma yang mengubah operasi perkalian dan pembagian menjadi penjumlahan dan pengurangan). Perubahan persamaan integral dan diferensial menjadi bentuk polinomial menyederhanakan proses penyelesaian.

    Dikutip dari sini 

    Uncategorized 7:41 am

    slurp slurp..nice bike,be patient,i’ll ride u soon,haha!

    Kawasaki 250R